16 April, 2008

Cara Pegang Grip yang benar

Gunakan ketiga kunci ini untuk pegangan grip anda, jika anda:

Bermain tidak konsisten tapi tidak pernah berfikir tentang grip anda.

Pukulan approach sering miss-short dan kekanan.

Anda tidak punya cara ciptakan power.

Masalahnya : Anda rasakan sepertinya tidak pernah kontrol clubhead.

Kenapa bisa terjadi; karena anda tidak memegang grip dengan benar.

Bagaimana mengatasinya:

Chek Grip: 1

Lihat pangkal grip anda. Anda tidak boleh menyisakan ruang kosong antara jempol dan jari tengah di kedua tangan. Jika anda melakukannya tekan secara bersamaan. Tekanan ini berkaitkan dengan grip dan kontrol yang baik untuk clubface.





Chek Grip : 2

Putar tangan anda kekanan dan chek sisi bagian bawah grip anda. Pangkal jempol anda harus menindih dengan solid diatas jempol kiri, ditambah sedikit tekanan kebawah. Ketika ada jarak diantaranya, swing anda dipastikan buruk keadaanya.















Chek Grip : 3

Putar club anda ke atas pundak dan chek jari kelingking anda. Apakah anda gunakan grip overlapping ataupun interlocking, pastikan kelingking kanan memberi tekanan pada tangan kiri daripada hanya sekedar melingkar diatasnya. Cukup sedikit tekanan akan menyatukan tangan anda.




Sources: Golf.com

02 April, 2008

Perbedaan shaft dan jarak yang dicapai

Shaft Flex Lady, kecepatan Swing kurang dari 70 (MPH) Driver mencapai jarak kurang dari 80 yards, club untuk 150 yards 3-iron.

Shaft Flex Senior, kecepatan Swing 70-85 (MPH) Driver mencapai jarak 180-210 yds, club untuk jarak 150 yards 4-iron.

Shaft Flex Regular, kecepatan swing 85-95 (MPH) Driver mencapai jarak 210-240 yards, club untuk jarak 150 yards 5 atau 6 iron.

Shaft Flex Stiff, kecepatan swing 95-105 (MPH) Driver mencapai jarak 240-260 yards, club untuk jarak 150 yards 6 atau 7 iron.

Shaft Flex X-Stiff, kecepatan swing 105+ (MPH) Driver mencapai jarak 260+ yards, club untuk jarak 150 yards 8 atau 9 iron.

07 Maret, 2008

Golf etiquette

Seperti halnya aturan resmi yang dibukukan, pemain golf juga mengikuti petunjuk yang disebut Golf etiquette. Etiquete mengatur hal-hal seperti keamanan, kesetaraan, mudah dan kecepatan bermain, pemain juga ikut bertanggung jawab memberi perhatian terhadap lapangan.

Golf Etiquette juga mengatur pakaian para pemain seperti keharusan menggunakan Tshirt (baju kaos dengan krah bukan kaos oblong), celana yang berikat pinggang, bukan celana dengan tali kolor, sepatu dengan spike.

Etiquette bagi pemain ketika berada di lapangan agar tidak mengganggu pemain lain yang sedang melakukan address seperti halnya berdiri didepan pemain, berdiri terlalu dekat dibelakang pemain karena disamping mengganggu konsentrasi juga berbahaya akan adanya kecelakaan, ataupun gaduh berbicara keras dan melakukan psywar.

Dalam keadaan group bermain terlalu lambat, boleh memberi kesempatan kepada group pemain di belakang untuk mendahuli. Ketika bola sudah berada diatas green segera pasang marker dibelakang bola. Angkatlah bola yang lebih dekat dengan pin, biarkan pemain yang lebih jauh dari pin untuk putting lebih dulu. Usahakan jangan menginjak jalur akses bola menuju cup bola pemain lain. Letakan kembali bola didepan marker sambil mengambil marker kemudilan lakukan putting ketika bola anda menjadi terjauh dari pin.

Walaupun tidak dikenakan penalti pada pelanggaran etiquete, pemain umumnya mengikuti aturan yang ada pada etiquete golf dengan maksud untuk meningkatkan pengalaman bagi setiap pemain.

16 Februari, 2008

Ciptakan Power

Banyak pemain yang takut mengeluarkan tenaga ketika memukul bola, sehingga pukulan sulit mencapai jarak yang menjadi target seharusnya, akhirnya score tidak pernah dapat ditekan jumlahnya. Keuntungan pukulan bertenaga akan menghemat stroke di fairway terutama, karena kesulitan pemain tidak sadar akan menambah pukulan di green akibat adanya berbagai hal.

Untuk menciptakan pukulan bertenaga instruktur sarankan posisikan lutut kaki kanan menekuk sewaktu backswing dan putarlah upper body dengan benar. Dikarenakan tubuh anda tidak berputar kekanan, anda tidak akan pernah dapat memukul bola dengan keras dimana hal ini diperlukan untuk meningkatkan permainan pada tahap yang menentukan handicap berikutnya. Ini adalah benar-benar tekanan dari upper body anda kedalam putaran yang bagus dengan mengunci pada posisi yang benar, yang akhirnya anda memiliki tenaga melepaskan pukulan club anda dengan seluruh kekuatan penuh.

Selalu ingat, buatlah lutut kanan menekuk yang solid, konsentrasikan untuk tidak menjauh dari target (bergeser kekanan) dalam melakukan backswing, niscaya pukulan driver anda akan bertambah jauh 20 meter atau lebih.

Penalti

Pukulan penalti terjadi pada situasi tertentu.
Sering terjadi pukulan penalti dikenakan karena seseorang pemain telah memukul bola dalam situasi dimana mereka tidak dapat atau memilih tidak memainkan bolanya seperti apa adanya (jelasnya seperti pada water hazard), atau disebabkan mereka kehilangan bola mereka (out of bounds / OB) dan harus memainkan bola alternatif.

Pukulan penalti dihitung dan dikenakan pada score pemain seperti ketika mereka melakukan extra swing memukul bola.

Pukulan penalti dapat ditambahkan pada banyak sebab yang berbeda-beda. Itu bisa terjadi ketika memindahkan sesuatu yang mengakibatkan penalti (memindah benda mengakibatkan bola bergerak) atau sebuah penalti dapat dijatuhkan karena suatu sebab bola hilang.

Kebanyakan pelanggaran aturan menimbulkan pukulan penalti tetapi juga dapat mengakibatkan diskualifikasi.

Diskualifikasi dapat terjadi dari kebohongan, mencatat untuk suatu score lebih rendah atau lebih tinggi, atau dari pelanggaran peraturan yang membuat permainan tidak pada proporsinya.